Latest Updates
I LOVE INDONESIA - SATU NUSA SATU BANGSA SATU BAHASA - INDONESIA RAYA

PERENUNGAN


Deru mesin tak menggangguku dalam ketenangan untuk merenungi kebesaran ciptaan TUHAN YANG MAHA BESAR. Bagaikan lukisan yang dibuat oleh pelukis terkenal pandanganku tertuju pada lembah yang indah. Tak bosan diriku memandangi dengan seraya mengucap namanya terus menerus sehingga terasa diriku seakan menyatu dengan alam.

Sungguh kecil diri ini bila dibandingkan dengan KEBESARANNYA yang telah terbukti dengan segala ciptaannya di muka bumi ini. ALLAH SWT telah menganugerahkan umat manusia alam yang begitu indah dengan segala iklim yang terjadi.

Waktu silih berganti, tahun berganti tahun, masa berganti masa bumi ini tetap menjadi tempat tinggal umat manusia sejak zaman Nabi Adam SA sampai dengan sekarang. Manusia semakin bertambah kepintarannya karena ALLAH SWT. Manusia semakin banyak suku bangsanya karena ALLAH SWT. Kepandaian serta kemajemukan yang terjadi dimuka bumi ini tak ada lain adalah agar terciptanya keselarasan dalam kehidupan dimuka bumi ini dan juga untuk menghargai segala ciptaan ALLAH SWT.

Setiap suku bangsa mempunyai ciri masing-masing, mulai dari adat istiadat sampai dengan bentuk fisik sesuai dengan iklim dan sifat geografisnya. Masing-masing suku bangsa mencoba dan berusaha untuk menjaga wilayahnya masing-masing dan mengolah sumber daya alam yang ada.

Sumber daya alam yang terkandung di dalam bumi memang diperuntukkan untuk umat manusia agar umat manusia dapat menjalani kehidupannya. Kian hari peradapan manusia semakin bertambah. Teknolagi tak lagi terbendung sebagai sarana manusia dalam menjalani kehidupan. Tetapi sungguh disayangkan. Dengan meningkatnya peradaban, manusia semakin terjerumus dalam HAWA NAFSU keserakahan. Membabi buta dalam mengolah sumber daya alam dengan tidak memperdulikan keseimbangan alam itu sendiri.

Setiap unsur yang ada di alam ini merupakan penyeimbang. Bisa dibayangkan apa yang terjadi apabila alam ini sudah tidak lagi seimbang dengan kata lain terlepas dari tiang penyangganya. Kutub Utara dan Selatan adalah penyeimbang bumi ini agar tetap berputar dalam rotasinya.

Kian hari makin semakin parah saja keadaan bumi ini. Bencana dimana-mana. Iklim sudah tidak bersahabat dengan manusia. Cuaca semakin hari tidak bisa di duga. Itu semua karena keserakahan dan ketamakan manusia. Yang ingin menguasai dan mengambil semua isi bumi seakan akan memasukkannya ke dalam perut mereka dengan tidak memperdulikan keseimbangan yang telah di tentukan oleh ALLAH SWT. 

ALLAH SWT tidak pernah murka pada umat manusia. Tetapi manusia itu sendiri yang telah membuat bencana. Kekeringan, banjir, tanah longsor, gempa bumi dan bencana angin itu merupakan bentuk dari kemarahan alam kepada manusia yang tidak menghargai cipataan ALLAH SWT sedangkan manusia merupakan salah satu ciptaan ALLAH SWT. Bagaimana bisa jika sesama ciptaanNYA tidak saling menghargai.

Ketika terjadi bencana manusia hanya bisa meratapi kesusahan yang terjadi. Para penguasa hanya bisa bersimpati dengan terus menggali isi perut bumi yang kelak anak cucu tak kan berarti.

Dengan tegas ALLAH SWT mengatakan bahwa DIA lah yang menciptakan jagat raya ini seperti yang tertuang dalam ayat Al Quran.

"Dialah pencipta langit dan bumi." (Al Qur'an, 6:101)

Tak ada keraguan bahwa ALLAH SWT yang menciptakan alam raya ini dan dipertuntukkan untuk kemaslahatan orang banyak. Tetapi munusia dengan sisi buruknya berusaha untuk menguasainya dan secara perlahan menciptakan kehancuran dimuka bumi ini yang dengan tidak sengaja akan membawa kehancuran bagi seluruh umat manusia.

Sungguh ALLAH SWT dengan RAHMAN dan RAHIM NYA memberikan bumi yang kita pijak ini keindahan serta kecukupan didalamnya. Tetapi lagi-lagi manusia mengingkari KEBESARANNYA dengan tidak menjaga kelestarian alam.

Sungguh disayangkan jika alam yang indah tak lagi indah, kemana lagi akan mencari. Sesungguhnya ALLAH SWT menciptakan manusia dalam bentuk yang indah begitu pun jagad raya beserta isinya.

0 Response to "PERENUNGAN"

Posting Komentar

About Me